Menikmati Bubur di Ta Wan
Post ini juga merupakan catatan yang tersisa di tahun 2010. Perubahan cuaca, dari cerah menjadi mendung dan hujan tentunya berdampak pada selera makan juga.
Ketika hujan turun, maka terbayang semangkuk bubur panas penuh selera. Terlebih ketika kondisi badan sedang kurang fit.
Aktivitas hari itu di area Kelapa Gading membawa saya melangkahkan kaki ke Restoran Ta Wan yang terkenal dengan menu bubur yang memiliki ragam variasi dan juga aneka hidangan Chinese food lainnya, seperti Sapo Tahu Seafood, Ayam Kungpao, Bebek Panggang, Sapi Lada Hitam dan lain-lain.
Saya memilih semangkuk bubur sea food dengan tambahan topping telur pitan yang lezat. Bubur disajikan dalam mangkuk porsi cukup besar. Dengan kisaran harga mulai dari 20 ribuan untuk buburnya, keinginan menikmati bubur hangat khas Ta Wan pun terpuaskan.
Ta Wan
Mall Artha Gading Lantai 2
Jl. Boulevard Artha Gading Selatan No. 1 , Kelapa Gading – Jakarta Utara
Solaria Plaza Semanggi
Ketika perut terasa lapar dan menginginkan hidangan yang tasty dan mengenyangkan, biasanya aku memilih makan di Solaria. Beragam menu masakan yang variatif, porsi yang besar dan rasa yang enak membuat ku memilih restoran ini, kalau sedang lapar. Dijamin pasti kenyang.
Sebenarnya pengalaman makan ini berasal dari catatan tahun 2010, tapi baru sempat kuposting sekarang
Semoga bisa menjadi referensi buat pembaca Cozy yang lagi bingung memilih tempat makan siang.
Suasana Solaria di Plaza Semanggi terlihat nyaman, dengan dekor minimalis. Membuat suasana makan terasa menyenangkan. Kami pun memilih menu Nasi Ayam Nanking dan Nasi Sapo Tahu Seafood. Untuk minumnya, segelas Es Teh Manis dan Juice Alpukat menjadi pilihannya.
Gimana rasanya? Ayam Nankingnya gurih, renyah dan porsi besar. Sayurannya fresh dan crunchy, sapo tahu seafoodnya dilengkapi sayuran segar dan topping yang melimpah. Menu Sapo Tahu Seafood selalu menjadi favoritku kalau makan di sini.
Dari segi harga, sangat reasonable untuk porsi yang cukup besar. Seporsi Nasi Ayam Nanking dan Sapo Tahu Seafood masing-masing berkisar 21 ribu saja.Lapar langsung sirna dan kami kembali melanjutkan aktivitas dengan bersemangat.
Solaria, Plaza Semanggi Lantai GF
Jakarta Selatan
Menikmati Rawon di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
Perjalanan ke luar kota melalui Terminal 3 Bandar Udara Soekarno Hatta cukup membuat saya excited karena selama ini belum pernah menyaksikan fasilitas Terminal 3 yang tergolong baru.
Saat menginjakkan kaki ke Terminal tersebut, saya langsung merasa nyaman. Kesan lega, modern dan minimalis terasa saat berada di sana. Terminal ini benar-benar membuat suasana traveling menjadi rileks dan user friendly.
Karena kebetulan belum makan siang, maka saya pun browsing mencari tempat makan yang sesuai selera. Ada beberapa cabang restoran terkemuka yang bisa menjadi alternatif di sini, seperti : Bakmi Gajah Mada, Donat J.Co, Starbucks dan lain-lain.
Pilihan saya jatuh ke sebuah tempat makan yang didominasi nuansa warna cream dan orange, yaitu “Bakso Ino”. Saya tergoda melihat menu rawon yang ditawarkan di sini.
Saya pun memesan seporsi Rawon Malang dan nasi putih seharga Rp 27,000. Setelah menunggu sekitar 10 menit, pesanan pun datang dengan rasa yang lezat serta isi daging yang empuk dan banyak. Pokoknya kenyang dan puas. Sebanding dengan harganya, serta tidak mengecewakan. Saya cukup surprise lho.
Selain menu Rawon, “Bakso Ino” juga menyajikan aneka paket Bakso (special, komplit, urat, telor), Mie Ayam, Sop Iga dan Pangsit. Juga tersedia aneka kerupuk untuk cemilan.
Setelah kenyang, maka saya pun siap melangkahkan kaki menunggu boarding pesawat di Gate yang telah ditentukan. Tunggu saja oleh-oleh tulisan seputar traveling yang akan saya hadirkan di post berikut
Suatu Sore di Semanggi part.2 (Blu Apple)
Seperti janji saya di post pertama, catatan yang masih tersisa seputar kunjungan ke Plaza Semanggi akan saya lanjutkan di sini. Setelah belanja sejenak dan menikmati ayam bakar di Chicken Story Heritage, kaki pun melangkah melanjutkan perjalanan hari itu.
Mata saya pun tertarik melihat papan bertuliskan Blu Apple. Wah..yoghurt! Cocok juga dijadikan dessert setelah menikmati ayam bakar.
Saya pun memasuki Blu Apple untuk melihat apa saja menu yang ditawarkan.
Selain menikmati Yoghurt, kita juga bisa memesan smoothies dan aneka waffle. Saya memutuskan memesan Frozen Yoghurt saja. Ada dua jenis rasa yang ditawarkan, blueberry dan original, atau bisa juga dikombinasikan keduanya.
Uniknya, Frozen Yoghurt dijual dengan harga Rp 150 per gramnya. Jadi, kita sendiri yang menentukan harga dan porsi. Sistemnya self service. Kita boleh mengambil bebas yoghurt yang diinginkan, berikut aneka toppingnya sesuai selera.
Untuk satu cup sedang yoghurt porsi lumayan besar (bisa sharing untuk 2 orang), harganya kira-kira diatas 25 ribu, tapi belum mencapai 30 ribu. Lumayan kan?
Saya memilih yoghurt kombinasi dengan topping almond, longan dan moci. Rasanya nikmat, dan menyegarkan.Cocok untuk mengakhiri kunjungan di Plaza Semanggi
Blu Apple
The Plaza Semanggi GF/18
Jl.Jend Sudirman Kav 50, Jaksel
Telp : 021-255 35 090
Movie Review : AVATAR (2009)
Karena berbagai kesibukan, saya cukup terlambat menonton film ini. Di samping tiketnya yang agak sulit didapat, perjuangan untuk mengatur waktu juga sempat menjadi kendala. Tapi, akhirnya tercapai juga keinginan menontonnya.
Durasi “Avatar” cukup lama, hampir 3 jam. Jadi, saya menerapkan trik untuk minum sedikit-sedikit supaya tidak ada adegan yang ketinggalan. Sayang kan, kalau harus ditinggal ke toilet.
Film yang dibuat dengan teknologi canggih Computer Graphics (CG) 3 Dimensi ini, masuk dalam kategori Fantasy/Fiksi Ilmiah. “Avatar” merupakan hasil karya cemerlang sutradara James Cameron, diedarkan oleh 20th Century Fox.
Film Avatar bercerita mengenai perjuangan seorang mantan anggota Marinir bernama Jake Sully (diperankan Sam Worthington), untuk mengikuti hati nuraninya. Cerita yang bersetting di tahun 2154 ini menggambarkan usaha manusia dalam proyek untuk mendapatkan mineral Unobtanium di Planet Pandora.
Sully, yang dilibatkan dalam proyek ini, mengikuti Program Avatar, dimana sebuah mesin canggih memindahkan kesadarannya ke dalam tubuh mahluk Na’Vi, yaitu para penghuni Planet Pandora.
Petualangannya di Pandora, membawanya dalam pertemuan dengan Neytiri, seorang perempuan Na’vi. Sebuah dilemma pun membelenggu Sully. Apakah ia akan tetap menjalankan misi proyek mineral Unobtanium dan menghancurkan kedamaian di Planet Pandora sebagai dampaknya?
Film ini benar-benar luar biasa. Kecanggihan CGnya menawan, suasana alam Planet Pandora yang indah digambarkan dengan mempesona. Rasa penasaran saya terbayar sudah akan film ini. Jika ada kesempatan, saya ingin menontonnya lagi.
Rating : 4/5.
Suatu Sore di Semanggi
Cukup lama saya tidak posting
Tiba-tiba sudah tahun 2010. Semoga tahun 2010 ini membawa banyak kemajuan dan perkembangan bagi kita semua.
Sebuah catatan yang tersisa dari tahun 2009, saat saya melewatkan suatu sore di Semanggi, tepatnya di Plaza Semanggi. Catatan ini masih tersimpan dalam draft, dan kini saya post. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu.
Hari itu, selepas selesai belanja mingguan di Giant Hypermarket, kaki saya pun melangkah menuju Chicken Story untuk menikmati makan malam. Masih jelas dalam ingatan saya, kelezatan ayam bakarnya..hmmm..
Penampilan Chicken Story kini lebih elegan dan klasik. Interiornya didominasi elemen kayu dan bernuansa hangat.Namanya pun ditambahkan dengan kata “Heritage”.
Dalam daftar menunya, hidangan yang tersedia pun sudah mengalami perubahan. Meski agak kecewa, karena menu yang biasa saya pesan sudah tak tersedia lagi, tapi saya putuskan untuk menikmati makan malam di sini.
Saya pun memesan Ayam Bakar Original, Nasi Bakar Chicken Story (menu baru), Bakso Penyet, nasi putih dan teh manis hangat.
Kurang lebih 15 menit menunggu, pesanan pun datang. Ayam Bakar Original disajikan dengan sambal yang nikmat. Begitu juga Bakso Penyet yang membuat acara santap semakin berkesan.
Menu yang juga membuat saya memutuskan untuk kembali lagi ke Chicken Story adalah Nasi Bakar. Disajikan panas, dengan dibungkus daun pisang yang harum, semakin menambah citarasa hidangan ini. Ketika nasi disendok, terlihat isian yang menggugah selera : ayam suwir, daun kemangi, cabai dan potongan pete. Paduan bumbu dan isi membuat rasa hidangan ini istimewa.
Dari segi harga, Chicken Story terbilang reasonable. Seporsi ayam bakar bisa didapat dengan harga mulai Rp 10,500. Sedangkan Nasi Bakar Rp 15,000.
Masih ada posting lagi lho.. seputar Sore di Semanggi. Nantikan saja kehadirannya di post berikut
Chicken Story Plaza Semanggi
Lt GF Unit 104 A
Telp : (021)- 2553 6739
Bloom Spa (Ladies only) & Restaurant Putra Sriwijaya
Kehidupan modern yang penuh kesibukan tentu rentan stress. Tentunya sebagai warga kota metropolitan, kita punya cara tersendiri untuk bersantai. Well, bagi saya, memandangi bunga-bunga yang indah bermekaran juga cukup membuat rileks. Kalau cuaca lagi bagus, taman di rumah sudah memadai untuk memberikan pemandangan yang menenangkan hati.
Cantik-cantik ya? Warnanya benar-benar membuat saya betah memandanginya. I love flowers.
Tentunya, selain rileks menikmati taman yang cantik, saya juga hobby menjalani perawatan kecantikan di spa.
Satu tempat yang menjadi salah satu favorit saya untuk rileks adalah Bloom Day Spa (Ladies Only). Dengan desain minimalis dan nuansa warna biru yang dominan, pikiran akan langsung rileks begitu kita memasuki lobbynya.
Bloom Spa hanya melayani customer perempuan, jadi kita benar-benar akan merasa nyaman dan at home di sini. Musik instrumental chill out terdengar lembut di speaker, sambil saya memilih jenis perawatan kecantikan sesuai kebutuhan.
Terdapat berbagai perawatan kecantikan sesuai kebutuhan, seperti : body massage, body scrub treatment, tired feet massage, face accupressure sampai perawatan rambut, seperti hair spa, wash and blow dry. Hingga manicure & pedicure spa. Bloom Day Spa juga menyediakan treatment untuk bleaching dan waxing. Pokoknya, lengkap from head to toe.
Bagaimana dengan budgetnya? Harganya reasonable. Perawatan dimulai dari Rp 60,000 (body massage), termasuk segelas ginger tea hangat yang menentramkan pikiran. Hmmm..bagaikan berasa di oase sejuk, di tengah-tengah kebisingan kota metropolitan.
Selepas perawatan spa di Bloom, kita bisa langsung mampir ke restoran Pelambang Putra Sriwijaya yang terletak persis di samping Bloom Spa. Kedua tempat ini memang terletak di gedung yang sama. Namun menempati ruangan yang berbeda.
Berbagai hidangan Palembang yang lezat bisa kita nikmati di sini. Mulai dari Tekwan, Aneka Pempek, Udang Satang Bakar, Ikan Patin Bakar dan masih banyak lagi. Juga tersedia kue-kue khas Palembang seperti Kue Srikayo, Kue 8 Jam dan Kue Maksuba yang lezat. Yummy banget deh.
Pilihan saya hari ini, adalah Pempek kapal selam dan Kue srikayo. Kebetulan saya pesan take away, untuk dinikmati di rumah.
Pempek kapal selamnya terasa nikmat, dengan cuko kental khas Pelambang yang pedas dan gurih, dihidangkan dengan irisan ketimun dan bihun.
Sedangkan kue srikayo, merupakan favorit saya, dengan harum aroma pandan dan rasa yang lembut, gurih. Enak banget. Teksturnya sangat lembut mirip creme brullee. Rasanya khas. Satu saja rasanya nggak cukup. Pasti setelah mencoba, akan terus kembali lagi.
Lalu bagaimana dengan harganya? Terjangkau kok. Seporsi pempek kapal selam, harganya Rp 11,000. Lalu, untuk kue Srikayonya Rp 4000 saja.
Pokoknya, setiap mengunjungi Bloom, pasti saya nggak pernah absen mampir ke Restoran Putra Sriwijaya.
Bloom Day Spa (Ladies Only),
Jl. Proklamasi no 91, Jakarta Pusat
Tel : (021)-3900 945
Restoran Palembang Putra Sriwijaya,
Jl. Proklamasi no 91, Jakarta Pusat (bersebelahan dengan Bloom)
Tel : (021)-310 3251
Mencicipi Ikan Goreng Cianjur di Kelapa Gading
Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, memang dikenal sebagai daerah yang menawarkan banyak pilihan kuliner. Berbagai macam restoran, bakery dan foodcourt bisa kita temui di sana. Di sepanjang jalan Boulevard, Kelapa Gading, terlihat berderet restoran, kafe, kantin, bakery hingga tenda-tenda makanan yang semuanya menggugah selera.
Pilihan saya hari ini jatuh ke Rumah Makan Ikan Goreng Cianjur yang terletak di Jalan Boulevard Raya. Di restoran ini, kita bisa memilih berbagai masakan dengan cita rasa khas Indonesia. Menu yang saya pilih adalah Ayam Goreng Penyet yang disajikan di atas cobek dengan sambal yang spicy dan sayur lalapan. Sambalnya memiliki rasa asam manis pedas, cocok dimakan dengan ayam goreng panas yang cukup garing, terasa nikmat saat mencoba daging ayam yang empuk menggugah selera. Ditemani sepiring nasi putih hangat yang pulen dan harum, lengkap sudah acara makan siang saya.
Satu porsi ayam goreng penyet termasuk nasi harganya Rp 15,000. Segelas es teh manis menemani hidangan yang saya pilih. Total Rp 20,000 termasuk minuman. Harga yang cukup terjangkau untuk menikmati kelezatan ayam penyet.
Ikan Goreng Cianjur,
Jl.Boulevard Raya Q3 no 20, Tel (021) – 452 3088
Movie Review:The Triangle (2009)
Film karya sutradara Christopher Smith ini masuk kategori genre horror dan thriller. Cukup membuat saya penasaran sih. Akhirnya saya putuskan untuk menontonnya.
‘The Triangle’ dirilis Oktober 2009 di Australia. Mengambil lokasi syuting mayoritas di Brisbane, Queensland, Australia. Sedangkan adegan laut diambil Samudera Pasifik. Film yang merupakan produksi Inggris-Australia ini, menampilkan Melissa George sebagai pemeran utamanya.
Sinopsis
George berperan sebagai Jess, seorang ibu yang memilik anak autis. Terlihat Jess senantiasa dilanda kebingungan di sepanjang film. Saat memutuskan untuk ikut undangan berlayar dari Greg (diperankan Michael Dorman) dan teman-temannya, Jess selalu terlihat murung dengan pandangan kosong.
Perjalanan berlayar mereka dengan kapal yacht milik Greg ternyata dilanda bencana badai, yang mengakibatkan hilangnya Heather (diperankan Emma Lung). Saat dilanda keputus asaan, sebuah kapal pesiar besar terlihat berlayar ke arah mereka. Rombongan ini kemudian memutuskan menumpang kapal pesiar Aelous yang ternyata kosong dan menyimpan misteri menakutkan.
Secara keseluruhan, film ini cukup seru dan menegangkan. Tapi terkesan boring dengan suasana dejavu yang berulang-ulang. Dari segi cerita, film ini lumayan unik dan berbeda. Bagi saya, film ‘The Triangle’ ini cukup entertaining. Nggak bisa dibilang film yang ringan, karena adanya unsur dejavu yang bisa membingungkan, tapi mengesankan untuk ditonton.
Rating : 3/5
Kitchen : Supermie Super Rasa Ayam Bawang
Suasana minggu pagi yang cerah, dengan hamparan sinar matahari yang hangat..membuat saya jadi ingin mencoba masak di dapur. Masak apa nih? Yang simple aja dulu, deh. Sekalian sambil review produk makanan yang baru saya beli.
Teringat saat grocery shopping, mata saya tertarik pada bungkus Supermie Super Rasa Ayam Bawang ini. Terlebih, ada logo bertulis : “Rasa lebih mantap”, “Kaldu ayam asli” di bungkusnya. Akhirnya saya coba beli sebungkus, untuk tes rasa dulu. Sebab untuk jenis mie kuah, memang rasa ayam spesial dan ayam bawang merupakan favorit saya. Hmm.. terbayang kalau dipadukan dengan sebutir telur dan beberapa butir bakso sapi Monalisa, pasti semakin nikmat, nih!
Hasilnya
Beberapa menit saja di dapur, jadilah semangkok Supermie Super Rasa Ayam Bawang, yang memang rasanya sesuai harapan. Ayam bawangnya berasa banget dan langsung jadi favorit saya. Next time pasti saya akan beli lagi buat stok. Oh ya, ditambah bakso sapi Monalisa yang nikmat…tentunya jadi sajian istimewa. Bakso sapi Monalisa memang sudah terkenal rasanya yang sedap dan gurih. Kebetulan saya menyimpan bakso ini sebagai stok. Termasuk favorit saya juga, karena diolah dengan cara apapun (digoreng, rebus, tumis dll) tetap enak rasanya.
Senang juga bisa memasak yang simple weekend ini, dan ternyata hasilnya sedap lho.









































